Membaca berita di media cetak atau melihatnya di media elektronik (televisi) tentang peristiwa keracunan massal anak-anak sekolah, karyawan, atau suatu keluarga sehabis menyantap masakan dari katering atau 'selamatan', saya jadi ingat pesan kakak saya, yang sudah lama bermukim di Amerika Serikat (Hawai), tentang membeli daging di supermarket.
Dia wanti-wanti pada istri saya agar kalau membeli daging yang sudah di-defrost, jangan dibekukan (di-frozen) lagi ke dalam freezer. Daging itu akan menjadi beracun. (Maaf, kalau referensinya kakak yang tinggal di Hawai/AS, karena di negara itu keselamatan konsumen sangat diperhatikan).


Sejak itu, kalau akan membeli daging, baik, yang masih utuh maupun yang sudah digiling di supermarket, istri saya selalu bertanya kepada penjajanya. "Ini daging segar apa daging beku yang di-defrost?" Kalau itu daging yang tadinya dibekukan, dia hanya akan membeli untuk sekali masak, tidak ada sisa yang harus dimasukkan freezer lagi.
Kalau harus beli banyak dalam keadaan beku, ya minta dipotong-potong sesuai dengan keperluannya, agar sisanya yang masih beku bisa dimasukkan ke freezer. Ternyata petugas di counter daging di supermarket besar di Surabaya juga tidak tahu kalau daging giling yang dijualnya tidak boleh dibekukan lagi.
Kenyataannya, mental produsen makanan dan jamu kita banyak yang curang dan tidak bertanggung jawab, misalnya bikin tahu atau bakso diberi formalin biar kenyal, menggoreng keripik minyaknya dicampur plastik biar renyah, atau menggoreng makanan yang dijual dengan minyak goreng bekas (jelantah) yang dicampur dengan oli bekas yang sudah dijernihkan. Intinya biar ongkos produksinya murah.
Bikin jamu pun ada yang dicampur obat kimia yang keras agar 'jos', dan masih banyak lagi lainnya.
Kembali ke berita 'keracunan massal' dimaksud di atas, saya jadi khawatir kalau masyarakat, karena tidak tahu, daging beku yang sudah di-defrost yang dibeli, agar awet, dibekukan (di-frozen) lagi, sehingga tanpa disadari mereka akan menyajikan masakan daging yang beracun.

Untuk menghindari keracunan yang sudah terjadi berulang-ulang itu, apa tidak sebaiknya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memberi penyuluhan/kampanye secara massal mengenai masalah ini kepada masyarakat, melakukan pengawasan dan mewajibkan supermarket yang menjual daging beku agar memberi tahu pembeli di counter-nya untuk tidak membekukan daging yang dibelinya, karena yang dijual supermarket itu bukan daging segar.
Hardjo Sumitro
Waru, Sidoarjo
Jawa Timur
Sementara itu... ini sekilas dari website2 lain
Straus bilang In industrial production realization of the meat frozen more than 1 time is forbidden.
USDA bilang Once food is thawed in the refrigerator, it is safe to refreeze it without cooking, although there may be a loss of quality due to the moisture lost through defrosting.
Ask The Meatman bilang Meats such as beef, pork, veal, lamb and poultry can be refrozen when they are still firm with ice crystals. Meat still safe to eat can be cooked and refrozen. Discard meats if any signs of spoilage are present.
knp yah bisa jadi beracun apa ada reaksi kimianya gt?
ReplyDeleteMenurut USDA sih boleh tuh sekarang.. tapi emang ada penurunan kualitas... itu aja... jadi tetep kualitas makanan, cara pendinginan kembali, keadaan kulkas, semua pengaruh kayaknya Erl
ReplyDeletekalo gak salah kalo daging beku dah di defrost tuh dah kena udara, jd kalo gak langsung dimasak, bakteri/kuman/apa namanya, jd berkembang biak di daging... kalo kita taro lg di freezer ntar si bakteri2 pada tidur, ato ada jg yg masih tetap berkembang biak...
ReplyDeletejadi kalo beli daging segar, mau dimasukin ke freezer, bagi2 dulu jd beberapa bagian, jd setiap mau masak gak perlu nge defrost semua, jd yg laen tetap aman di freezer.
tapi susah jg di negara kita, lha wong daging dah busuk aja direndam darah segar spy keliatan baru... trus dijual lagi, dicampur dgn daging yg segar(gw liat di tv)
Est.. kayaknya km kudu mengurangi konsumsi nonton horror di TV.. bisa gila loh... 8) 8) 8)
ReplyDeletebaru kmaren liat di news bagi para customer yg beli di supermarket *** suruh dibalikin and dapet refund blk hehe.. untung dah lama ga beli daging sapi...
ReplyDeletewah, di indo ada gak yah refund? mimpi kali.. wakaka..
ReplyDeleteiya kalo beracun serem juga..