OBAT UNTUK KOPI
Seorang dokter melihat pasiennya yang sedang membuat kopi, kemudian memasukkan sebutir obat ke dalamnya. Dengan penasaran dokter bertanya kepada si pasien.
Dokter : “Obat apa yang kamu masukan ke kopimu?”
Pasien : “Obat penurun panas, biar kopinya cepat dingin.”
AIR PUTIH
Sambil menunjuk resep yang diberikannya, dokter tersebut berkata, “Minum pil yang berwarna kuning dengan segelas air putih di pagi hari, yang biru diminum dengan segelas air putih sesudah makan siang, dan yang merah diminum dengan segelas air putih juga, sebelum tidur.”
“Sebenarnya saya sakit apa, Dok?” tanya si pasien.
“Anda cuma kurang minum air putih.”
OBAT BUDEK
Yuk Jah pergi periksa ke dokter
"Kenapa Anda, Bu?" tanya Pak Dokter.
Yuk Jah kemudian bercerita,
"Ini Dok, sudah sebulan ini saya kok jadi sering kentut. Dalam 1 jam saya bisa kentut sampai 10 kali, tapi untungnya kentut saya ini gak bau sama sekalidan tidak bersuara, jadi tidak ada yang tau. Lha ini aja pas saya duduk di depan dokter udah 3 kali saya kentut. Tapi dokter gak tau kan, sebab itu tadi kentut saya tidak bau dan tidak bersuara. Tapi saya jadi gak enak sendiri, masak perempuan ngetutan."
"Oh begitu ya, kalau begitu tebus saja resep ini, seminggu lagi kembali ke sini ya." kata dokter.
Seminggu kemudian Yuk Jah kembali ke dokter.
"Sudah baikan?" tanya dokter.
"Saya gak tau obat apa yang dokter berikan minggu lalu, hanya saja kentut saya kok jadi bau busuk gak karu-karuan ya, sampai saya mau jatuh ngejeblak. Tapi untungnya kentut saya tetap tidak bunyi." kata Yuk Jah.
"Berarti hidung Anda sudah sudah tidak mampet lagi, sekarang tebus resep ini ya."
"Obat apalagi ini, Dok?" tanya Yuk Jah
"Obat budhek..."
VIAGRA
Pada suatu hari Badu sedang asyik bermain-main di halaman belakang, ketika secara tidak sengaja ia melihat sebungkus 'obat kuat' Viagra. Seperti halnya anak-anak yang lain, tentu Badu tahu kegunaan dari Viagra dan seberapa dasyat efek obat tersebut. Karena merasa masih di bawah umur, Badu menghampiri ayahnya.
Badu : "Yah..Yah..., Badu punya sebungkus Viagra. Badu mau jual ke Ayah dengan harga Rp 50.000"
Ayah Badu tercengang dengan tawaran murah anaknya, namun ia berkata :
"Sebenarnya tawaran kamu menarik sekali, tapi Ayah masih cukup fit sehingga tidak membutuhkan obat ini. Coba kamu tawarkan ke Kakek. Siapa tahu dia lebih membutuhkan !"
Tanpa pikir panjang, Badu segera berlari ke Kakeknya yang kebetulan satu rumah.
Badu : "Kek..Kek...!!!"
Kakek : "Ada apa Nak ?"
Badu : "Kakek mau nggak membeli obat Viagra ini ? Cuma Rp 50.000, tapi dijamin bisa bikin Kakek jadi kayak Superman !"
Kakek yang agak ketinggalan zaman malah bertanya : "Masak sih Nak ? Obat sekecil itu efeknya dasyat ?"
Badu : "uuuuuh... Kakek kuno, coba lihat iklan Viagra di TV ! Ntar kakek bisa seperti itu !"
Kakek : "Iya deh, Kakek beli. Tapi bayarnya nanti ya, kalo sudah terbukti !"
Keesokan harinya Kakek menemui Badu, lalu memberinya Rp 300.000. Jelas saja Badu kaget setengah mati, karena dia hanya mengharapkan Rp 50.000.
Badu : "Wah Kek, ini sih kebanyakan. Kakek cuma mesti bayar Rp 50.000 saja koq !"
Kakek : "Enggak apa-apa. Kakek memang hanya bayar Rp 50.000. Sisanya Nenek yang bayar semua."
eleh2... ha.ha.ha. gelo2an.. :lol: :lol: :lol:
ReplyDeletehauahauah bodor juga ini jokesnya.. :D
ReplyDelete